Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2013

World Wide Web (WWW)




World Wide Web (WWW) merupakan jaringan sumber informasi berbasis komputer yang mengkombinasikan teks dengan multimedia. Informasi pada World Wide Web itu dapat diakses dan ditemukan di internet, jaringan komputer global. World Wide Web biasanya cukup dirujuk sebagai “The Web”.

Pengertian lain tentang World Wide Web (WWW) menurut World Wide Web Consortium (W3C) dalam Lenny (2004:5) adalah “keseluruhan dari informasi yang dapat di akses dijaringan, perwujudan dari ilmu pengetahuan manusia”.

Pendapat lainnya Hardjito (2002:1) mengatakan “WWW yaitu: Merupakan kumpulan koleksi besar tentang berbagai macam dokumentasi yang tersimpan dalam berbagai server diseluruh dunia, dan dokumentasi tersebut dikembangkan dalam format Hypertext Markup Language (HTML) memungkinkan terjadinya koneksi (link) dokumen yang lainnya atau dari dokumen yang satu dengan bagian dokumen yang lainnya, baik dalam bentuk teks, visual, dan lain – lain.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa WWW bersifat multimedia karena merupakan kombinasi dari teks, foto, grafika, audio, animasi, dan video, informasi yang disuguhkan berupa perwujudan ilmu pengetahuan manusia.

Web juga merupakan layanan internet yang dapat menampilkan berbagai halaman informasi dengan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
WWW adalah layanan yang paling sering digunakan dan memiliki perkembangan yang sangat cepat karena dengan layanan ini kita bisa menerima informasi dalam berbagai format (multimedia). Untuk mengakses layanan WWW dari sebuah komputer (yang disebut WWW server atau web server) digunakan program web client yang disebut web browser atau browser saja.

World Wide Web (www) merupakan bagian dari internet yang menyediakan berbagai jenis resource yang dapat ditampilkan oleh pengguna. Untuk World Wide Web (www) ini, pengguna harus menggunakan perangkat lunak (software) yaitu web browser yang dilengkapi dengan kemampuan multimedia (miswal : Internet Explorer, Netscape, dsb). Selain itu pengguna juga harus menentukan resource mana yang akan ditampilkan dengan memasukkan alamat internet yang disebut dengan URL (Uniform Resources Locators), contohnya : www.yahoo.com, www.catcha.co.id, dsb.
Referensi [COU01]
Cache adalah sebuah penyimpanan dari koleksi data yang digunakan sebelumnya, yang letaknya dekat dengan si peminta data dari pada penyedia data aslinya [COU01]. Hal ini dapat diartikan bahwa data aslinya lebih mahal untuk (diambil misal karena waktu akses yang lama) atau untuk dikomputasi ulang, dibandingkan dnegan biaya untuk membaca dari cache.


Resource Sharing
·         Sharing File (Data, Program) : Suatu data yang kita punya bisa dibaca atau diakses oleh user(pengguna komputer) lain yang telah terhubung melalui jaringan (Network).

·         Sharing Device (CD-Drive, Harddisk, Printer) : Penggunaan suatu device bersama agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja.


Pengertian Client Server

Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.
Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1.                  Servis (layanan)
·                     Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
·                     Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
·                     Server sebagai provider, client sebagai konsumen

2.                  Sharing resources (Sumber Daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.

3.                  Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
Many-to-one relationship antara Client dan Server. Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan Server menunggu secara pasif request dari client.

4.                  Transparansi lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
                         
5.                  Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms

6.                  Pesan berbasiskan komunikasi
   Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7.                   Pemisahan interface dan implementasi
                        Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.

Perbedaan WWW dengan Internet
World Wide Web adalah jaringan informasi global sementara internet adalah jaringan komputer global. Kedua term ini kadang saling timpa disebabkan sifat global keduanya sehingga pengguna awam internet kadang tidak mampu melihat batas perbedaan tegas dan jelas.
Lebih lanjut analogi perbedaan web dengan internet itu mirip dengan analogi pembeda Bus Mudik Antar Kota dan Jaringan Jalan Tol. Internet merujuk kepada jalan tol yang membolehkan lalu lintas mengalir antar komputer. Web merujuk kepada layanan Bus angkutan pemudik yang menggunakan jalan tol memindahkan pemudik dari satu komputer ke komputer lain.
Kebingungan membedakan web dengan internet muncul disebabkan web menjadi amat populer (saat ini menjadi layanan internet paling tinggi penggunaan traffik) dan mengundang user awam baru dari berbagai latar belakang. Jargon web dan internet mengalami kabur makna.
Perlu diingat, web atau World Wide Web (WWW), bukan satu satunya layanan dunia maya yang memanfaatkan jaringan komputer internet untuk mengangkut traffik informasi mereka. Contohnya, layanan surat elektronik (email) membolehkan user mengirim maupun menerima pesan layaknya surat kantor pos. Layanan Transfer File (FTP) membolehkan pengguna layanan mentransfer sebuah copy/duplikat file dari satu komputer ke komputer lain.
Komunikasi Jaringan Komputer
Semua komunikasi pada dunia maya dilakukan antar komputer yang interkoneksi dengan jaringan komputer global. Teknologi web dapat juga digunakan pada intranet (jaringan internal perusahaan atau organisasi) atau juga pada internet, jaringan komputer global.
Aplikasi Client dan Aplikasi Server
Sebagaimana semua bentuk komunikasi antar komputer, web membagi pelaku komunikasi ke dalam 2 tipe software, yaitu client dan server. Untuk membuat informasi tersedia, sebuah komputer menjalankan aplikasi server. Sementara untuk menampilkan informasi server, sebuah komputer harus mengoperasikan aplikasi client. Contoh aplikasi server terkenal adalah Apache. Sementara aplikasi client bisa bervariasi namun bentuknya biasanya berupa web browser.
Cara Kerja Client/Server dan Protokol
Cara kerja aplikasi client ini ialah dengan menghubungi server untuk informasi yang dibutuhkan. Kemudian server merespon dengan mengirimkan copian/duplikat informasi yang diminta aplikasi client. Untuk memastikan kalau pertukaran antara server dengan client berjalan sempurna tanpa menghasilkan kode error HTTP, mereka harus mentaati protokol komunikasi, sekumpulan aturan main yang digunakan 2 aplikasi apabila ingin ngobrol dalam bahasa kode biner. Sebagaimana sebuah bahasa, protokol menspesifikasi baik bentuk, tata krama, maupun makna pesan yang dikomunikasikan.
HTTP (HyperText Transfer Protocol)
HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1.1, versi HTTP yang digunakan umum sekarang ini.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti “GET / HTTP/1.1″ (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1.1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti “200 OK”, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.

File Transfer Protocol (FTP)
File Transfer Protocol (FTP)  merupaka suatu cara yang mudah, murah dan cepat untuk mentransfer file atau arsip data dari server internet ke computer anda atau sebaliknya. Melalui program FTP yang juga disebut FTP Client, pemakai dapat mengatur pertukaran data dengan computer lain yang berjauhan Contoh dari FTP ini ada yang berbasis graphic/GUI (Graphical User Interface), contohnya CuteFTP, WS-FTP, dan sebagainya ataupun aplikasi yang berbasis teks (DOS).



Aplikasi Internet Lainnya
a)      SMS (Short Message Service)
ialah fasilitas pengiriman pesan dari internet ke handphone. SMS ini tidak bias dilakukan secara dua arah.

b)      WAP (Wireless Application Protocol)
ialah fasilitas pengaksesan internet melalui handphone. WAP ini terbatas hanya untuk web site tertentu yang menggunakan protokol yang sama namun diramalkan protokol ini akan terus berkembang.

c)      VOIP (Voice Over Internet Protocol)
 ialah penggunaan telepon melalui intenet. VOIP merupakan teknologi penggabungan antara suara dan data.

d)      Tele Conference
ialah seperti kita bertemu dengan orang lain untuk bertatap muka, tetapi dipisahkan oleh jarak dan waktu. Tele Conference ini merupakan teknologi penggabungan antara suara, data dan gambar.

e)      Mailing Lists
 merupakan pengembangan dari E-Mail, dimana melaui Mailing Lists ini kita dapat membentuk suatu grup tertentu dengan menggabungkan alamat – alamat E-Mail orang – orang yang akan bergabung ke dalam Mailing Lists tersebut. 
Read More..

Keamanan pada Sistem Terdistribusi


Keamanan sering dipandang hanyalah merupakan masalah teknis yang melibatkan dapat atau tidaknya tertembusnya suatu sistem. Keamanan ini sendiri memiliki suatu konsep yang lebih luas yang berkaitan dengan ketergantungan suatu institusi terhadap institusi lainnya. Di dalam aplikasi, suatu pembentukan sistem yang aman akan mencoba melndungi adanya beberapa kemungkinan serangan yang dapat dilakukan pihak lain diantaranya adalah :

1. Intrusion : penyerangan jenis ini seseorang penyerang akan dapat menggunakan sistem komputer yang kita miliki.
2. Denail of services : penyerangan ini mengakibatkan pengguna yang sah tidak dapat mengakses sistem.
3. Joyrider : penyerangan jenis ini disebabkan oleh orang yang merasa iseng dan ingin memperoleh kesenangan dengan cara menyerang suatu sistem.
4. Vandal : jenis serangan ini bertujuan untuk merusak sistem yang sering dituju untuk site-site besar.
5. Scorekeeper: jenis serangan ini hanyalah bertujuan untuk mendapatkan reputasi dengan cara mengacak-acak system sebanyak mungkin.
6. Mata-mata : jenis serangan ini bertujuan untuk memperoleh data atau informsi rahasia dari pihak pesaing. Tujuan utama adanya sistem keamanan adalah untuk membatasi akses informasi dan resources hanya untuk pemakai yang memiliki hak.

Beberapa ancaman keamanan yang dapat mengancam suatu sistem adalah :
  1. Leakgace : pengambilan informasi oleh penerima yang tidak berhak.
  2. Tampering : pengubahan informasi yang tidak legal.
  3. Vandalism : gangguan operasi sistem tertentu, dimana pelaku tidak mengharapkan kuntungan apapun.

Adapun bentuk perancangan sistem yang aman adalah :
1.      Rancangan harus mengikuti standard yang ada
2.      Mendemokan validasi melawan ancaman yang diketahui
3.      Melakukan audit terhadap kegagalan yang terdeteksi
4.      Adanya keseimbangan antara biaya terhadap serangan yang ada

Layanan Keamanan menurut definisi OSI yaitu :
1.      Access control : perlindungan terhadap pemakaian tak legal
2.      Authentication : menyediakan jaminan identitas seseorang
3.      Confidentiality : perlindungan terhadap pengungkapan identitas tak legal
4.      Integrity : melindungi dari pengubahan data yang tak legal
5.      Non-repudiation : melindungi terhadap penolakan komunikasi yang sudah pernah dilakukan.

Tiga dasar mekanisme keamanan yang dibangun :
1.      Enkripsi : digunakan untuk menyediakan kerahasiaan, dapat menyediakan authentication dan perlindungan integritas
2.      Digital signature : digunakan untuk menyediakan authentication, perlindungan integritas
3.      Algoritma checksum/hash : digunakan untuk menyediakan perlindungan integritas dan dapat menyediakan authentication.

Teknik keamanan adalah hal penting dalam menjaga kerahasiaan data. Proses enkripsi di dalam teknik keamanan merupakan proses pengkodean pesan untuk menyembunyikan isi file. Sedangkan algoritma enkripsi modern menggunakan kunci kriptografi dimana hasil enkripsi tidak dapat di dekripsi tanpa kunci yang sesuai.
Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana membuat suatu pesan menjadi aman selama pengiriman dari pengirim sampai ke penerima. Pesan yang akan di enkripsi disebut plaintext sedngkan pesan yang telah di enkripsi disebut chipertext.
Serangan pada sistem terdistribusi tergantung pada pengaksesan saluran komunikasi yang ada atau membuat saluran baru yang menyamarkan sebagai koneksi legal. Penyerangan yang ada yaitu penyerangan pasif dan aktif.
Selain itu juga terdapat pula metode-metode penyerangan terhadap suatu sistem. Klasifikasi metode penyerangan tersebut adalah :
1.      Eavesdropping : mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin
2.      Masquerading : mengirim atau menerima pesan menggunakan identitas lain tanpa ijin mereka
3.      Message tampering : mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan ke penerima sebenarnya.
4.       Replaying : menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian berikutnya dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan kepenerima sebenarnya
5.      Denail of services : membanjiri saluran atau resources dengan pesan yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakaian lain

n  Mengapa sistem informasi rentan terhadap gangguan keamanan
1.      Sistem yg dirancang untuk bersifat “terbuka” (mis: Internet)
Ø  Tidak ada batas fisik dan kontrol terpusat
Ø  Perkembangan jaringan (internetworking) yang amat cepat
2.      Sikap dan pandangan pemakai
Ø  Aspek keamanan belum banyak dimengerti
Ø  Menempatkan keamanan sistem pada prioritas rendah
3.      Tidak ada solusi yang komprehensif

n  Solusi terhadap masalah keamanan sistem informasi
Ø  Pusat-pusat informasi tentang keamanan
         CERT
         Milis-milis tentang keamanan sistem
         Institusi lainnya: SecurityFocus, Symantec
Ø  Penggunaan mekanisme deteksi global
         Pembentukan jaringan tim penanggap insiden di seluruh dunia
Ø  Peningkatan kesadaran terhadap masalah keamanan
         Pendidikan bagi pengguna umum
         Pelatihan bagi personil teknis (administrator sistem dan jaringan, CIO, CTO)

Konsep konsep keamanan
n  Keamanan sebagai bagian dari sistem QoS
Ø  Ketersediaan, kehandalan, kepastian operasional, dan keamanan
Ø  Keamanan: perlindungan thdp obyek-obyek dlm kaitannya dengan kerahasiaan dan integritas
         Obyek ® komponen pasif
ð  CPU, disk, program, …
         Subyek ® komponen aktif
ð  pemakai, proses, …
Ø  Keamanan sbg. fungsi waktu: Sec(t)
         Memungkinkan kuantifikasi tingkat-tingkat keamanan, mirip dengan konsep MTTF (mean time to failure) pada kehandalan
n  Biaya pengamanan sistem
Ø  Pengertian “aman”: penyusup hrs mengeluarkan usaha, biaya, dan waktu yg besar utk dpt menembus sistem
Ø  Biaya pengamanan ® kombinasi banyak faktor yg saling berpengaruh
Ø  Perlu dicari optimisasi: biaya pengamanan vs potensi kerusakan
n  Kebijakan keamanan
Ø  Mengatur apa yang diijinkan dan tidak diijinkan dlm operasi normal
         Mengatur bgmn subyek dapat mengakses obyek
Ø  Sering bersifat “politis” drpd teknis
Ø  Harus mencerminkan proteksi thdp sistem secara seimbang, komprehen-sif, dan cost-effective
Ø  Proses: analisis ancaman ® kebijakan keamanan ® mekanisme pengamanan
         Analisis ancaman: memperkirakan jenis ancaman dan potensi merusaknya
         Mekanisme pengamanan: implementasi kebijakan keamanan
Ø  Kebijakan keamanan harus berfungsi dengan baik sekaligus mudah dipakai
         Dapat mencegah penyusup pada umumnya
         Mampu menarik pemakai untuk mengguna-kannya

Aspek-aspek dalam Masalah Keamanan
n  Kerahasiaan
Ø  Melindungi obyek informasi dari pelepasan (release) yg tidak sah
Ø  Melindungi obyek resource dari akses yg tidak sah
n  Integritas
Ø  Menjaga obyek agar tetap dapat dipercaya (trustworthy)
Ø  Melindungi obyek dari modifikasi yang tidak sah


Keamanan Informasi sebagai Aset Informasi adalah salah satu aset bagi sebuah organisasi yang bagaimana aset lainnya yang memiliki nilai tertentu bagi organisasi tersebut sehingga harus dilindungi , untuk menjamin kelangsungan organisasi, meminimilisasi kerusakan karena kebocoran sistem keamanan informasi, mempercepat kembalinnya investasi dan memperluas peluang usaha. Beragam bentuk informasi yang mungkin dimiliki oleh sebuah organisasi meliputi diantarannya
1.       Informasi yang tersimpan dalam komputer (desktop komputer maupun mobile komputer), informasi ditransmisikan melalui network, informasi yang dicetak, kirim melalui fax, email, Compact Disk atau media penyimpanan lainnya. Informasi yang dilakukan dalam pembicaraan dikirim melalui telex, email, dan informasi yang tersimpan dalam database direpsentasikan dengan media OHP, proyektor atau media presentasi lainnya, dan metode-m,etode lain yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi dan ide-ide baru organisasi atau perusahaan.
2.      Informasi yang merupakan harus dilindungi keamanannya. Keamanan secara umum diartikan sebagai “Quality or state of being secure to be free from danger”. Untuk menjadi aman adalah dengan dilindungi dari musuh dan bahaya. Keamanan bisa dicapai dengan beberapa strategi yang biasa dilakukan secara simultan atau digunakan dalam kombinasi satu dengan lainya. Strategi keamanan informasi masing-masing memilki focus dan dibagun pada masing-masing kekhususannya. Berikut contoh dari tinjauan keamanan informasi adalah :
a.       Physical Security Physical security yang memfokuskan pada startegi untuk mengamankan pekerja, anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.• Pesonal Security Personal Security yang overlap dengan physical security dalam melindungi orang-orang dalam organisasi.
b.      Operation Security Operation security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untuk berkerja tanpa gangguan.• Communication Security Communication security yang bertujuan mengamankan kemampuan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi
c.       Network Security Network security yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringan data isinya serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.

Masing – masing kemampuan diatasberkontribusi dalam program keamananinformasi secara keseluruhan. Keamananinformasi adalah perlindungan informasitermasuk sistem dan perangkat yang digunakan,menyimpan, dan mengirimkannya. Keamananinformasi melindungi informasi dari berbagaiancaman untuk menjamin kelangsungan usaha,meminimalisasi kerusakan akibat terjadinyaancaman, mempercepat kembalinya investasi danpeluang usaha.

Aspek Keamanan InformasiKeamanan informasi memiliki beberapa aspekyang harus dipakai untuk bisa menerapkan.Beberapa aspek tersebut adalah :
1.      Confidentiality Confidentiality harus menjamin bahwa hanya mereka yang memilki hak yang boleh mengisi akses informasi tertentu.
2.      Integritas Integritas harus menjamin kelengkapan informasi dan menjaga dari korupsi, kerusakan atau ancaman lain yang menyebabkan berubah dari aslinya3. Availability Availability harus menjamin pengguna dapat mengakses informasi tanpa adanya gangguan dan tidak dalam format yang tak bisa, pengguna dalam hal ini bisa jadi manusia atau computer yang tentunya dalam hal ini memiliki otoritas unutk mengakses informasi

Tujuan Keamanan Informasi Keamanan informasi ditujukan untuk mencapai tiga tujuan utama: Kerahasiaan, ketersediaan, dan integritas.
1.       Kerahasiaan.
Perusahaan berusaha untuk melindungidata dan informasinya dari pengungkapan kepada orang-orang yang tidak berwewenang. Sistem informasi eksekutif, sistem informasi sumber daya manusia, dan sistem pemrosesan transakasi seperti penggajian, piutang dagang, pembeliuan, dan utang dagang amat penting dalam hal ini.
2.      Ketersediaan
Tujuan dari infrastruktur informasi perusahaan adalah menyediakan data dan informasi sedia bagi pihak-pihak yang memiliki wewenang untuk menggunakannya. Tujuan ini penting, khususnya bagi sistem beririentasi informasi seperti sistem informasi sumber daya manusia dan sistem informasi eksekutif.
3.      Integritas
Semua sistem informasi harus memberikan reprentasi akurat atas sistem fisik yang direpresentasikan.

Aspek Kemanan Informasi
Selain aspek diatas, ada aspek lain yang perlu dipertimbangkan yaitu :
1.       Privacy Informasi yang dikumpulkan, digunakan, dan disimpan oleh organisasi adalah digunakan untuk hanya tujuan tertentu khususnya bagi pemiliki data saat informasi itu dikumpulkan. Privacy menjamin keamanan data bagi pemiliki informasi dari orang lain.
2.      Identification Sistem informasi memiliki karakteristik identifikasi bisa mengenali invidu pengguna. Identifikasi adalah langkah pertaman dalam memperoleh hak akses ke informasi yang diamankan. Identifikasi secara umum dilakukan dalam penggunaan user name atau user id.3. Authentication Authentication terjadi saat sistem dapat membuktikan bahwa pengguna memang benar-benar hak yang memiliki identitas yang mereka klaim.
3.      Authorization Setelah identitas pengguna diautentikasi, sebuah proses yang disebut otorisasi memberikan jaminan bahwa pengguna (manusia maupun komputer) telah mendapat autorisasi secara fisik dan jelas untuk mengakses, mengubah, atau menghapus isi dan aset informasi.4. Accountability Karekteristik ini dapat dipengaruhi jika sebuah sistem dapat menyajikan data semua aktivitas terhadap akses informasi yang telah dilakukan dan siapa yang melakukan aktivitas itu.

Manajemen Keamanan InformasiManajemen keamanan informasi adalah bagian dari komponenkeamanan informasi. Untuk membuat proses keamananinformasi secara efektif sangat penting memahami beberapaprinsip dalam manajemen secara sederhana manajemen adalahproses untuk mencapai tujuan dengan menggunakansumberdaya yang ada. Untuk mengatur pengolahan sumberdayaorganisasi, melakukan koordinasi penyelesaian pekerjaan orang-orang dalam organisasi, dan memegang aturan-aturan yangdiperlukan untuk memenuhi tujuan organisasi, diantara aturan-aturan itu adalah :

Aturan-aturan Keamanan Informasi.
1.      Aturan informasi Aturan informasi adalah mengumpulkan, memproses, dan menggunakan informasi yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan
2.      Aturan interpersonal Aturan interpersonal adalah berinteraksi dengan stakeholder, orang atau organisasi lain yang mempengaruhi
3.      Aturan keputusan Aturan keputusan adalah memilih diantara beberapa altenatif pendekatan, memecahkan konflik, dilemma atau tantangan.

Read More..
 
Copyright 2009 Dawim Masturo